5 Strategi Dalam Meningkatkan Kepercayaan Konsumen

Testimoni juga bisa digunakan sebagai bahan untuk mengiklankan produk yang kamu miliki. Sebagai contoh, ketika seorang pelanggan menyatakan kepuasan terhadap produk atau pelayanan kamu, simpan bukti kesaksian tersebut. Lalu, kamu bisa menggunakannya sebagai cara untuk meraih perhatian calon pelanggan lain. Sama seperti bisnis yang dapat mengembangkan ulasan dan testimonial pelanggan untuk digunakan dalam jaminan penjualan dan pemasaran, Anda juga harus mengembangkan ulasan Anda sendiri dalam bentuk rekomendasi.

Tidak ada salahnya untuk selalu meminta saran dari orang-orang yang pernah berbisnis dan berhasil. Saran-saran itu akan menjadi strategi untuk keberhasilan bisnis baru Anda pula. Kalau Anda sering bertanya pada orang yang ahli, kemungkinan bisnis Anda gagal akan semakin kecil. Yakinlah bahwa apa yang dilakukan itu bermanfaat, baik bagi diri sendiri, maupun orang lain. Tidak perlu peduli dengan pendapat orang-orang yang tidak setuju.

Penting untuk anda ingat kembali bahwa kerja sama tim dilakukan demi mencapai sebuah tujuan tertentu secara bersama. Maka, ketika anda sudah menyelesaikan pekerjaan sebelum anggota lainnya, anda harus menawarkan bantuan anda untuk menyelesaikan proyek tersebut. Dalam segi manajemen, ketika berkaitan dengan delegasi tugas, hal yang harus anda lakukan adalah dengan mempertimbangkan kekuatan dan kemampuan dari karyawan tersebut. Menugaskan sebuah pekerjaan ke orang yang tepat akan sangat membantu dan menghasilkan efisiensi maksimum dan hasil kerja yang berkualitas tinggi.

Pentingnya sebuah kepercayaan dalam bisnis

Anda juga dapat meminta pelanggan untuk mengisi survey melalui e-mail, dan Anda juga bisa lakukan dengan menelepon secara langsung. Testimoni adalah suatu bentuk suggestions konsumen yang merasa puas dengan produk yang sudah dibelinya. Selain meningkatkan reputasi Anda, aktif di sosial media juga akan membantu Anda untuk berkomunikasi secara lebih private degan pelanggan Anda.

Seorang pemimpin memang merupakan pihak yang bertanggung jawab atas segala hal yang terjadi dalam tim mereka. Namun ada kalanya seorang pemimpin tidak dapat membedakan bagaimana caranya mendorong dan menyuruh. Akan lebih baik bila seorang pemimpin membiarkan bawahannya untuk bebas menyelesaikan suatu tugas / masalah dengan cara mereka sendiri daripada harus menuntun meraka dan mengarahkan bagaimana harus menyelesaikan tugas. Sebagai pemimpin juga ingatlah untuk selalu menyamakan persepsi terlebih dahulu sehingga hasilnya tidak diluar ekspektasi. Anda tentu masih ingat bagaimana di awal kemunculan Presiden Jokowi saat menjabat sebagai walikota dan gubernur mencuri perhatian dengan sikap transparannya, untuk segala hal yang berkaitan dengan pekerjaan. Siapa saja yang tidak menunjukkan performa baik, harus siap memperbaiki diri, atau mundur dan digantikan sosok yang dinilai lebih mampu dan kompeten.